Sangat Sedih Kehilangan Neymar, Brasil Tetap Bermimpi Juara
Rio de Janeiro - Brasil begitu terpukul setelah bintang andalannya, Neymar, mengalami cedera dan tak bisa lagi bermain hingga Piala Dunia 2014 tuntas. Meski begitu, tim Samba tetap menjaga mimpi mereka untuk jadi juara.
Punggung Neymar dihantam lutut Juan Camilo Zuniga saat Brasil mengalahkan Kolombia 2-1 di babak perempatfinal, Jumat (4/7/2014) lalu. Insiden tersebut membuat tulang belakang Neymar retak dan dia harus absen selama beberapa pekan.
Absennya Neymar jelas menjadi pukulan telak buat Brasil. Pasalnya, penyerang Barcelona itu merupakan motor serangan tim dan sejauh ini telah mengemas empat gol di Piala Dunia 2014.
"Kami semua sangat sedih dengan situasi ini dan juga karena Neymar sangat sedih. Tentu saja tim merasakan absennya dia," ujar pemain sayap Brasil, Bernard, di Sky Sports.
"Hilangnya dia adalah kerugian besar, bukan cuma sebagai pemain tapi juga sebagai pribadi. Dia selalu tersenyum dan mengatakan hal-hal positif."
"Tapi, kami harus tenang dan mengatasinya. Kami tahu bahwa kami punya pemain-pemain lain yang bisa menggantikan dia."
Hal senada diungkapkan oleh Willian. Pemain yang diproyeksikan menjadi pengganti Neymar ini menyadari bahwa tanpa Neymar timnya harus bekerja lebih keras lagi.
Meski begitu, Willian juga menegaskan bahwa Brasil tak akan berhenti mengejar trofi Piala Dunia hanya karena cederanya satu pemain.
"Neymar telah menetapkan standar untuk kami. Dia bisa menjadi penentu setiap pertandingan. Jadi, main tanpa dia akan berat," ucap Willian.
"Kami tahu kualitas yang kami punya. Kami semua sangat sedih kehilangan dia, tapi kami sekarang makin kuat setelah apa yang terjadi dan kami bisa terus mengejar mimpi kami," katanya.
Brasil kini tengah mempersiapkan diri untuk laga semifinal melawan Jerman di Belo Horizonte, Selasa (8/7/2014) mendatang.


Komentar
Posting Komentar