Kosta Rika Bangga Pulang dengan Status 'Tak Terkalahkan'

Salvador - Petualangan Kosta Rika di Piala Dunia 2014 terhenti di babak perempatfinal usai kalah dari Belanda. Meski demikian, mereka tetap bangga karena pulang dengan status 'tak terkalahkan'.

Kosta Rika menuliskan sejarahnya sendiri di Piala Dunia 2014. Anak asuh Jorge Luis Pinto sukses mengangkangi tiga juara dunia yakni Uruguay, Italia, dan Inggris di fase grup, lalu menginjakkan kaki untuk pertama kalinya di perempatfinal usai mengalahkan Yunani.

Perjalanan mereka pada akhirnya harus terhenti di perempatfinal usai kalah di babak tos-tosan dari Belanda di Arena Fonte Nova, Minggu (6/7/2014) dinihari WIB tadi. Bagaimanapun, tetap ada kebanggaan besar yang dibawa pulang Bryan Ruiz dkk. dari Brasil.

Jorge Pinto lebih suka menganggap timnya pulang dengan status tak terkalahkan mengingat laju mereka terhenti di babak adu penalti. Artinya, secara permainan mereka sesungguhnya tak pernah kalah meski menghadapi tim-tim besar Eropa.

"Kami bangga. Kami bukanlah sebuah tim yang adidaya di dunia. Kami cuma bekerja dengan apa yang kami punya dan kami pulang ke rumah dengan status tak terkalahkan di Piala Dunia," kata Jorge Pinto dikutip BBC.

Dalam perjalanannya, Kosta Rika mengalahkan Uruguay dengan skor 3-1, kemudian menaklukkan Italia 1-0, dan berimbang 0-0 kontra Inggris di fase grup.

Tiket perempatfinal didapatkan setelah berimbang 1-1 kontra Yunani dan kemudian memenangi babak adu penalti. Selanjutnya, mereka berhasil menahan imbang 0-0 Belanda selama 120 menit, sebelum akhirnya tunduk di babak tos-tosan.

Komentar

Postingan Populer