Hitzfeld: Swiss Kalah Seperti Bayern Ditundukkan MU di 1999
Sao Paulo - Lima belas tahun setelah kisah pahit di Camp Nou, Ottmar Hitzfeld harus merasakan kegetiran yang sama. Kali ini dia mengalaminya bersama Swiss, yang dikalahkan Argentina dua menit sebelum laga tuntas.
Hitzfeld duduk di kursi pelatih saat Bayern Munich berhadapan dengan Manchester United di final Liga Champions 1998/1999. Ketika itu FC Hollywood sepertinya akan menjadi juara karena keunggulan 1-0 yang dibuat di menit keenam bertahan sampai menit 90.
Namun di periode injury time, The Red Devils melakukan kebangkitan, yang kemudian dianggap sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah sepak bola. Di menit 90+1 Teddy Sheringham mencetak gol penyama dan di menit 90+3 Ole Gunnar Solskjaer kembali menjebol gawang Oliver Khan untuk memberi MU kemenangan 2-1.
Malam hari tadi kegetiran serupa dirasakan lagi oleh Ottmar Hitzfeld bersama tim nasional Swiss. Kisahnya tak sepenuhnya sama, tapi fakta bahwa Swiss kalah akibat gol di menit akhir memunculkan kenangan yang sama seperti 15 tahun lalu.
"Ini juga terjadi di final Liga Champions. Saya harus turun ke lapangan untuk menenangkan pemain karena mereka telah melakukan hal yang hebat untuk mereka sendiri, untuk tim dan untuk seluruh negara," sahut Hitzfeld seperti diberitakan DailyMail.
Piala Dunia 2014 menjadi akhir perjalanan karier Hitzfeld sebagai pelatih. Setelah karier yang gemilang selama sekitar 31 tahun, dia sudah memutuskan pensiun.


Komentar
Posting Komentar